sejauh mana hukum di indonesia di berlakukan

November 21, 2009

Seca ra normatif, sebenarnya sudah cukup melindungi, dan bahkan sangat melindungi, bisa dilihat pada ketentuan dalam UU No.10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang undangan. Di dalam UU ini ada asas – asas pembentukan peraturanperundang – undangan yang sangat melindungi hak asasi, akan tetapi perlu diingat bahwa efektivitas hukum itu ditentukan oleh banyak faktor antara lain: Aturan hukum yang ada, artinya apakah aturan hukum atau peraturan perundang – undangan itu sudah baik ? dalam artian apakah tidak ada konflik norma, baik konflik horisontal maupun konflik vertikal. Apakah peraturan perundang – undangan itu tidak mengandung norma kabur atau Vague norm, yang dapat menimbulkan multi tafsir. Apakah peraturan perundang – undangan itu telah lengkap sehingga tidak ada norma kosong atau vacum of norm atau leemten.Aspek kedua yang menentukan adalah Sarana prasarana yang ada dalam rangka penegakan peraturan perundang – undangan itu, sehongga bila ada pelanggaran dapat segera ditindak. Faktor ketiga adalah mentalitas penegak hukum (Polisi, Jaksa, Hakim termasuk pengacara) kalau mentalitas penegak hukum baik, maka aturan hukum itu akan baik jalannya artinya bisa berlaku efektif kalau tidak baik jangan harap perudang-undangan itu dapat ditegakkan. Faktor terakhir adalah kesadaran hukum masyarakat. Dalam hal ini masyarakat harus memiliki kesadaran yang baik untuk mentaati semua peraturan perundang – undangan tidak sebaliknya selalu ingin mencari celah jalan yang cepat dengan menghalalkan segala cara yang tidak baik. Nah empat faktor tersebut saling berhubungan dalam satu sistem untuk bisa tidaknya peraturan perundang – undangan berlaku secara efektif.

Hello world!

November 21, 2009

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.